Selasa, 18 Desember 2012

Setting Berbagi Internet Melalui Wifi

langkah–langkah yang harus anda lakukan adalah :

1. Membuat Ad Hoc Access point untuk dua komputer yang ingin anda sharingkan. 

Buka Network Connection sampai keluar Wireless Network Connection. Lalu klik kanan. Anda akan menemukan gambar di bawah ini (yang sebelah kiri dulu keluarnya, setelah anda klik Add, maka baru muncul gambar sebelah kanannya).


Network name (SSID) itu nama networknya, anda bisa isi sembarang (mis: omteknologi hotspot). Huruf kecil maupun huruf besar tidak jadi masalah. 
Isi Network Autentication dengan Open, dan Data Encryption dengan Disabled.  Jangan lupa mencentang yang ada tulisannya ad hoc. Kalo kelupaan,  tidak bisa sharing internet. terus yang The Key is provided for me automatically itu tidak bisa dirubah karena Data encryptionnya Disabled.
sekarang telah berhasil membuat Ad Hoc Access point untuk satu notebook, sebagai tanda setting wifi anda berhasil maka, di bagian Wireless Network Connection akan muncul sebuah access point buatan anda!


2. Setting Komputer yang mempunyai internet (baik melalui modem adsl/CDMA/GSM)
Buka Network Connection lalu klik kanan di koneksi internet anda yang akan di share.

Jika berhasil, maka pada icon dial up anda akan muncul gambar tangan. Artinya, koneksi internet anda berhasil di sharing.


3. Setting komputer lainnya yang ingin memanfaatkan koneksi internet tersebut (Client).
Langkah terakhir ini susah-susah gampang, pelan-pelan saja pasti akan mengerti! Step by step untuk sharing internet :
Mengisi IP address (alamat komputer) 
Kembali ke atas sebentar. Ketika anda berhasil men-share koneksi internet anda dan muncul icon tangan, maka IP ADDRESS wifi anda telah berubah menjadi 192.168.0.1. Coba anda buka Network Connection lalu klik kanan di Wireless Network Connection. Pilih Properties.


Seperti biasa, gambar kanan akan muncul bila anda : Memilih Internet Protocol (TCP/IP) kemudian klik Properties. Benar kan kata saya kalo IP address wifi anda 192.168.0.1 dengan Subnet mask 255.255.255.0. Awas, jangan salah pilih modem anda. Dalam kasus saya, modem wifi yang saya gunakan adalah Realtek RTL8187 Wireless 802.11 g. 
selesai kita lanjutkan langkah ke 2 

Setting Internet untuk komputer kedua (client) anda. 
Buka Network Connection lalu pilih Wireless Network Connection. Klik kanan dan pilih Properties.


Untuk IP address komputer kedua anda isi dengan 192.168.0.XXX. Di mana XXX antara 2 - 255. Misalnya saja : 192.168.0.3 seperti netbook saya. Untuk Default Gateway anda harus isi 192.168.0.1 
langkah pertama dan kedua telah anda lewati. Sekarang tinggal langkah langkah terakhir. 

Mengisi DNS dan WINS
Klik START - RUN - ketikkan command/cmd. Dan anda akan kembali ke jaman dahulu kala, di DOS. Setelah keluar prompt anda ketikkan ipconfig /all
Maka akan muncul DNS dan WINS komputer anda (komputer pertama yaa, yang ada sambungan internetnya)



Awas jangan salah komputer ! Ambil di komputer 1 dan isi di komputer 2

Kemudian, bagaimana cara mengisi DNS dan WINS ini di komputer ke dua ?
Buka Network Connection lalu pilih Wireless Network Connection. Klik kanan dan pilih Properties. Lalu klik di Advance. Maka akan muncul gambar di bawah ini. 

Isi di komputer ke dua yaa ! 

Selesai,
Selamat Mencoba.

Android

Android logo 300x74 Apa Itu Android dan Segala Sesuatu Tentang Android

Handphone / Hp Android semakin populer di dunia dan menjadi saingan serius bagi para vendor handphone yang sudah ada sebelumnya seperti Nokia,Blackberry dan iPhone.
Banyak dari kita yang tahu handphone dengan sistem Android, tetapi tidak tahu apa itu android? Hal ini tentu tidak begitu penting asalkan kita bisa menggunakan telepon genggam Android tersebut untuk membantu komunikasi dan juga kegiatan sehari-hari  kita, dan meskipun ada yang tahu pasti hanya untuk orang tertentu yang update dalam teknologi.
Android adalah sistem operasi yang digunakan di smartphone dan juga tablet PC. Fungsinya sama seperti:
  • Symbian di Nokia
  • IOS di Apple dan
  • OS di BlackBerry .
Android tidak terikat ke satu merek Handphone saja, beberapa vendor terkenal yang sudah memakai Android antara lain Samsung, Sony Ericsson, HTC, Nexus, Motorolla, dan lain-lain.

Keunggulan utama Android 
Android bersifat open source (tidak gratis) tetapi bebas di gunakan, segala aplikasi yang di buat untuk handphone android tergantung pembuatnya (gratis atau tidak). Handphone android di peruntukkan untuk memudahkan mengakses internet terutama jejaring sosiaal. Handphone androind saat ini di arahkan untuk berjejaring social dan berinternet, jadi pandai pandailah memilih provider yang mempunyai paket internet murah. Jadi android tanpa koneksi internet jadinya percuma. Karena handphone android saat ini bersifat multi aplikasi, maka anda semesti jeli mengatur daya baterei untuk menghemat baterei handphone android. Tambahan, android menggunakan navigasi touchscreen. Jadi setidaknya anda harus terbiasa dengan ini.
Anroid menpunyai fitur yang membedakan dari mobile biasa yaitu : Framework Aplikasi yang mendukung penggantian komponen dan reusable. Mesin virtual Dalvik dioptimalkan untuk perangkat mobile Integrated browser berdasarkan engine open source WebKit Grafis yang dioptimalkan dan didukung oleh perpustakaan grafis 2D, grafis 3D berdasarkan spesifikasi opengl ES 1,0 Opsional akselerasi hardware) SQLite untuk penyimpanan data, Media Support yang mendukung audio, video, dan gambar (MPEG4, H.264, MP3, AAC, AMR, JPG,PNG, GIF, GSM Telephony (tergantung hardware) Bluetooth, EDGE, 3G, dan WiFi (tergantung hardware), Kamera, GPS, kompas, dan accelerometer hardware tergantung, Lingkungan Development yang lengkap dan kaya termasuk perangkat emulator, tools untuk debugging, profil dan kinerja memori, dan plugin untuk Eclipse IDE.
android market leader smartphone 300x225 Apa Itu Android dan Segala Sesuatu Tentang Android

Versi Android yang beredar saat ini
Eclair (2.0 / 2.1)
Versi Android awal yang mulai dipakai oleh banyak smartphone, fitur utama Eclair yaitu perubahan total struktur dan tampilan user interface dan merupakan versi Android yang pertama kali mendukung format HTML5.

Froyo / Frozen Yogurt (2.2)
Android 2.2 dirilis dengan 20 fitur baru, antara lain peningkatan kecepatan, fitur Wi-Fi hotspot tethering dan dukungan terhadap Adobe Flash.

Gingerbread (2.3)
Perubahan utama di versi 2.3 ini termasuk update UI, peningkatan fitur soft keyboard & copy/paste, power management, dan support Near Field Communication.

Honeycomb (3.0, 3.1 dan 3.2)
Merupakan versi Android yang ditujukan untuk gadget / device dengan layar besar seperti Tablet PC; Fitur baru Honeycomb yaitu dukungan terhadap prosessor multicore dan grafis dengan hardware acceleration.

Ice Cream Sandwich (4.0)
Android Ice Cream Sandwich dapat digunakan baik di smartphone ataupun tablet. Fitur utama Android ICS 4.0 ialah Face Unlock, Android Beam (NFC), perubahan major User Interface, dan ukuran layar standar (native screen) beresolusi 720p (high definition).

Android Jelly Bean (4.1)
Android Jelly Bean lebih menfokuskan fiturnya ke peningkatan User Interface yang lebih lancar dan responsif. Di versi ini juga menandai hadirnya fitur Google Now yang memberikan saran dan rekomendasi berdasarkan data-data yang tersimpan (kontak, kalender, lokasi, dll) di handphone.

Port HDMI (High Definition Multimedia Interface)

Belakangan ini mungkin kita sering mendengar mengenai koneksi HDMI (High Definition Multimedia Interface). Konektor ini juga dapat ditemukan pada laptop/notebook tipe terbaru. HDMI adalah sebuah kabel HD untuk menghubungkan beberapa peralatan elektronik mulai dari home entertainment (Blu-ray Disc Player, PC, Video game Console, monitor computer, dan telivisi digital) tanpa kompresi (tanpa mengurangi kualitas gambar dan suara). Selain itu HDMI mendukung berbagai macam video format pada PC ataupun TV termasuk format standard dan high-definition video. HDMI juga mendukung sampai 8 channel digital audio, dan koneksi Consummer Electronics Controls (CEC). Uniknya, semua itu bisa anda dapatkan dengan hanya dengan 1 kabel saja.
Connector HDMI

Fungsi-fungsi HDMI utama yg ditambahkan ke setiap versi HDMI:



HDMI 1.1:
Mendukung DVD Audio.

HDMI 1.2:
Dikeluarkan bulan Agustus, 2005.
  • Mendukung maksimal 8 kanal Satu Bit Audio, digunakan pada CD Super Audio.
  • Konektor HDMI Tipe A tersedia untuk sumber dari PC.
  • Kemampuan sumber PC untuk menggunakan spasi warna RGB asli sambil mempertahankan opsi untuk mendukung spasi warna YCbCr CE.
  • Disyaratkan pada penampilan HDMI 1.2 dan berikutnya untuk mendukung sumber bertegangan rendah.
HDMI 1.2a:
Dikeluarkan pada Desember, 2005.
  • Secara penuh menetapkan fitur Consumer Electronic Control (CEC), rangkaian perintah, dan tes pemenuhan CEC.
HDMI 1.3:
Dikeluarkan pada 22 Juni 2006.
  • Menambah lebar pita hubung tunggal hingga 340 Mhz (10.2 Gbps)
  • Mendukung kedalaman warna 30-bit, 36-bit, dan 48-bit (RGB atau YCbCr) atau lebih dari satu milyar warna, naik dari 24-bit pada versi sebelumnya.
  • Mendukung standar warna xvYCC.
  • Memasukkan kemampuan sinkronisasi audio otomatis (lip-sync).
  • Mendukung keluaran Dolby TrueHD dan DTS-HD Master Audio stream untuk dekoding eksternal dengan penerima AV. TrueHD dan DTS-HD merupakan format codec audio tanpa kerugian yang digunakan pada HD DVD dan Blu-ray Disc. Jika pemutar disk dapat mendekode stream-stream ini menjadi data yang tidak termampatkan (terkompresi), maka HDMI 1.3 tidak lagi diperlukan, karena semua versi HDMI dapat membawa audio yang tak termanfaatkan.
  • Ketersediaan akan konektor mini baru untuk perangkat sejenis camcorder.
HDMI 1.4
Berikut adalah perangkat tambahan utama diperkenalkan dalam spesifikasi HDMI 1.4:
  • HDMI Ethernet Channel – Menambahkan jaringan berkecepatan tinggi ke link HDMI, memungkinkan pengguna untuk mengambil keuntungan penuh dari IP-enabled mereka perangkat tanpa kabel Ethernet terpisah.
  • Audio Return Channel – Memungkinkan TV HDMI yang terhubung dengan tuner built-in untuk mengirim data audio “hulu” ke sistem audio surround, menghilangkan kebutuhan untuk kabel audio terpisah.
  • 3D – Mendefinisikan input / output protokol untuk besar format video 3D, membuka jalan untuk game TRUE 3D dan aplikasi rumah 3D teater.
  • Dukungan 4K – Mengaktifkan resolusi video 1080p jauh melampaui, mendukung generasi display yang akan menyaingi Cinema sistem digital digunakan di banyak bioskop komersial.
  • Content Type – Real-time sinyal jenis konten antara layar dan perangkat sumber, memungkinkan TV untuk mengoptimalkan pengaturan gambar berdasarkan jenis konten.
  • Warna Spasi Tambahan – Menambahkan dukungan untuk model warna tambahan yang digunakan dalam fotografi digital dan komputer grafis.
  • HDMI Konektor Micro – Sebuah konektor baru yang lebih kecil untuk ponsel dan perangkat portable lainnya, mendukung resolusi video hingga 1080p.
  • Koneksi Otomotif Sistem – Baru kabel dan konektor untuk sistem video otomotif, yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan unik dari lingkungan otomotif sementara juga memberikan kualitas HD sejati
Kabel HDMI 10 Meter
Masalah yang timbul pada kabel HDMI adalah panjangnya kabel maksimum, karena pada semua kabel, sinyal akan melemah pada panjang tertentu. Situs web resmi HDMI menetapkan batasan 10 meter. jadi untuk Anda yang ingin membeli kabel HDMI saran kami sesuaikan dengan kebutuhan Anda dan saran kami adalah belilah yang versi 1.3 pertimbangannya adalah HDMI 1.3 memiliki harga yang lebih murah dari HDMI 1.4. Karena HDMI versi 1.4 hanya dapat berfungsi jika menggunakan TV yang telah mendukung 3D.

Selasa, 25 September 2012

Cara Menghilangkan Tanda Panah Shortcut pada Icon Desktop


Seperti yang kita ketahui bersama pada tampilan default Desktop pada windows pasti kita melihat bahwa setiap icon - icon yang berada pada tampilan desktop semua adalah shortcut yang akan memudahkan kita menuju suatu aplikasi atau software tertentu yang sudah kita tentukan. apabila kita mencermati Shortcut yang ada pada desktop atau icon - icon yang tampil pada desktop kita melihat ada tanda anak panah dibawah kiri pada setiap icon gambar dari masing - masing shortcut tersebut, Tentu udah tidak asing lagi buat kalian ngeliat tanda panah pada shorcut di desktop selain tidak ada fungsi apa-apa, apabila menurut anda tanda anak panah tersebut mengganggu penampilan pada desktop anda maka hapuslah tanda anak panah tersebut.


Buka menu Start---> RUN atau [windows+R]
Ketik regedit kemudian OK seperti gambar dibawah ini :

pada kotak dialog Registery Editor klik HKEY_CLASSES_ROOT -> klik kanan pilih Find atau ketik di keyboard Ctrl + F di barengin sesudah keluar jedela Fine ketik ( lnkfile ) trus klik Find Next.



Rename IsShortcut menjadi  IsShortcuts
klik kanan pilih rename


Setelah semua langkah di atas selesai silahkan tutup jendela dialog Registery Editor, setelah itu log off dan hidupkan lagi komputernya lihat hasilnya

Catatan :

Jika Masih terlihat tanda panah, cari folder piffile dalam HKEY_CLASSES_ROOT lakukan sama seperti folder lnkfile yaitu meRename file isShortcut yang ada di dalamnya menjadi isShortcuts.
bisa menggunakan cara menghapus file isShortcut tersebut namun lebih baiknya mengganti namanya agar suatu saat kita ingin membalikkan seperti semula tinggal me-Rename kembali dan menghapus huruf s pada akhir nama file tersebut seperti sebelum di rename.

Cara lain menggunakan Software

Download FxVisor

Lokasi : Mediafire
Password : -
Ukuran : 777 KB

Dowload FxVisor

Setelah terdownload, doubel klik file fxvisor.msi, maka secara otomatis akan teinstal di komputer.
Kemudian jalankan Vista shorcut managernya.

Maka akan tampil aplikasi shorcut managernya lalu anda pilih no arrow, klik apply.

Lalu klik yes untuk melakukan log off

Instal Bahasa Indonesia pada Blacberry


Upgrade OS blackberry yang menyebabkan bahasa Indonesia terhapus atau os yang di instal hanya multi lenguage tidak all enguage . padahal paling tidak, kita sebagai orang Indonesia blackberrynya berbahasa Indonesia. Atau mungkin anda membeli blackberry dari luar negeri sehingga secara default tidak ada pilihan untuk mengganti bahasa Indonesia. penambahan bahasa atau suntik bahasa jika di konter-konter HP bisa berkisar antara 50ribu - 100ribu. tidak ada salahnya kan kalau kita sendiri yang melakukannya, bebas biaya dan jadi tahu ilmunya.
install bahasa indonesia di blackberry sebenarnya cukup mudah,dan bisa di lakukan siapapun asal tahu urutannya

alat yang di butuhkan juga sederhana
1. yang utama laptop/PC ga punya pinjem aja dulu heheheheh....
2. habis itu software Blackberry Master Control Program tinggal anda cari aja ya di google,kalau anda  pakai windows 7 disarankan menggunakan Blackberry Master control program 1.0.0.0,
3. setelah itu tentunya file bahasa indonesia yang mau di install.kalau file ini anda tinggal download disini BI BB OS 5 setelah di download jangan lupa di exstrac dulu yaa
bagi yang menggunakan OS 6 download bi bb os 6 disini
bagi yang menggunakan OS 7 download bi bb os 7 disini 
setelah semua nya ada sekarang yang kita lakukan adalah:
1.install terlebih dahulu Blackberry master controlnya
2.hubungkan BB anda dngan laptop menggunakan kabel data
3.kalau sudah terhubung maka akan muncul No PIN BB kita,kalau sudah muncul klik tanda panah kebawah seperti ganmbar di bawah


4.kemudian klik COD/JAD maka akan muncul jendela baru seperti di bawah,masukan file COD/JAD yang tadi download,kemudian sellect all dan klik open
5.kemudian klik tombol load tunggu beberapa saat maka handphone anda akan restart sendiri kalau udah begitu silahkan anda seting sudah ada bahasa indonesia di BB anda

Senin, 06 Agustus 2012

Kode Blue Screen

Dari beberapa hasil pencarian di Google, pesan error blue screen ternyata bermacam-macam. Masing-masing pesan mengindikasikan penyebab kesalahan yang berbeda-beda. Sayangnya saya kurang memperhatikan persis kalimat error yang muncul di layar sewaktu terjadi ‘blue screen’, sebab yang memakai laptop tersebut bukan saya, tapi adik saya. Berikut kutipannya yang saya ambil dari forum Kaskus:
1. IRQL_NOT_LESS_OR_EQUAL (0X0000000A)
Ini merupakan biangnya kerok pada BsOD. Karena umumnya pada BsOD, pesan ini yang paling sering muncul. Pesan kesalahan ini disebabkan umumnya kerena ada ketidakcocokan driver yang terinstall di komputer.Daftar Penyebab:
- Masalah driver yang bentrok atau tidak cocok
- Masalah Video Card, hal ini mencakup video card yang di overclock melebihi batas atau Anda baru berganti Video card dan Anda belum menguninstall driver Video card lama dari chipset berbeda
- Masalah Audio Card, meliputi kesalahan konfigurasi atau bug dalam driver sound card
2. NTFS_FILE_SYSTEM atau FAT_FILE_SYSTEM (0X00000024) atau (0X00000023)
Nah, pesan ini setidaknya sudah sedikit “nyambung” memberikan gambaran di mana kerusakan berada, yaitu ada di partisi atau filesystemnya tetapi bukan di harddisknya. Kita bisa melakukan pengecekan dengan memeriksa kabel SATA atau PATA atau bisa mengecek partisi dengan tool chkdsk.
3. UNEXPECTED_KERNEL_MODE_TRAP (0X0000007F)
Bila Anda mendapatkan pesan seperti ini, dapat disebabkan karena:
- Overclock Hardware yang berlebihan
- Komponen komputer yang kepanasan
- BIOS yang korup
- Memory dan CPU yang cacat
4. DATA_BUS_ERROR
Pesan ini disebabkan karena adanya kemungkinan bahwa memory atau slot memory di motherboard rusak.
5. PAGE_FAULT_IN_NONPAGED_AREA
Disebabkan karena adanya kerusakan hardware, termasuk memory utama, memory video card, atau memory di processor (L2 Cache)
6. INACCESSIBLE_BOOT_DEVICE
Disebabkan karena adanya kesalahan dalam konfigurasi jumper harddisk yang salah, virus boot sector, driver IDE controller yang salah, atau kesalahan driver chipset.
7. VIDEO_DRIVER_INIT_FAILURE
Kesalahan terjadi pada instalasi driver video card yang kurang sempurna, restart pada saat instalasi atau juga dapat terjadi karena kesalahan dalam instalasi driver.
8. BAD_POOL_CALLER
Kesalahan ini dapat terjadi karena kesalahan atau driver yang tidak kompatibel. Sering terjadi saat melakukan instalasi XP dari upgrade, atau bukan dari instalasi baru.
9. PEN_LIST_CORRUPT
Pesan ini disebabkan karena adanya kerusakan RAM
10. MACHINE_CHECK_EXCEPTION
Disebabkan oleh cacatnya CPU, atau yang di overclock secara agresif, serta power supply yang kekurangan daya atau rusak.

Kerusakan Motherboard

Papan induk (motherboard) adalah papan sirkuit tempat berbagai komponen elektronik saling terhubung seperti microprocessor dan memory (RAM, ROM, BIOS) beserta chip kontroler lainnya dan biasa disingkat dengan kata mobo. 
cara mengatasi motherboard yang rusak : 
Mati Total
Periksa power supply: Dalam keadaan kabel power di lepas dari power supply, lepaskan socket kabel Atx1 yang terpasang pada Mainboard. Setelah terlepas, pasangkan kembali kabel power, sambungkan/shortkan kabel berwarna hijau dengan kabel berwarna hitam, periksa apakah kipas di power supply berputar? Kalau berputar berarti power supply bagus. Lepas kembali kabel sambungan tadi dan pasang kembali kabel Atx1 ke motherboard. Periksa Jumper Clear CMOS, apakah di posisi Clear atau Free, biasanya kalau motherboard baru, posisi jumper CMOS ada pada posisi Clear. Periksa IC Chipset dalam keadaan tersambung dan di Switch On, apakah panasnya berlebih atau tidak, over heat berarti Chipset tersebut sudah rusak. Untuk part IC CMOS sampai saat ini tidak dijual bebas.Periksa juga apakah switch on nya berfungsi. Bongkar Motherboard tersebut secara hati-hati, coba anda bersihkan pakai tiner, kalau bisa gunakan tiner botol jangan yang di kaleng. Setelah bersih anda keringkan. Ganti IC regulator yang terletak disekitar soket Power Atx di motherboard. Ganti Elko yang kapasitasnya 1000 s/d 3300 uf / 10 Volt yang terletak disekitar soket power Atx di motherboard. Hati-hati untuk bongkar pasang komponen pastikan kabel power jangan tersambung ke listrik.
Nyala Tapi Tidak Tampil
Coba anda perhatikan dan dengarkan apakah ada bunyi atau suara bip. Kalau ada, kerusakan biasanya ada di processor, memory dan VGA. Periksa Processor, coba anda pegang pendinginnya apakah panasnya berlebih atau dingin? Kalau panas berlebih berarti kipas processor tidak bekerja dengan baik maka anda ganti, tapi kalau dingin berarti processor tidak bekerja alias rusak. Periksa memory, biasanya kalau memory rusak terdengar suara bip pada speaker sebanyak 3 kali. Dalam keadaan mati, cabut memory bersihkan pinnya menggunakan penghapus pensil sampai bersih, kemudian pasang kembali. Kalau masih rusak berarti ada salah satu IC nya yang rusak. Periksa VGA Card, cabut VGA Card, dalam keadaan mati / off coba anda tekan, ada kemungkinan kurang masuk atau coba anda bersihkan kaki / pin nya. Jika VGA card menggunakan kipas, bersihkan kipas tersebut. Kalau masih tidak tampil coba anda periksa jangan-jangan monitornya yang tidak nyala, untuk memastikannya yang rusak monitor atau CPU, coba anda tekan tuts Numlock pada keyboard, apakah lampu Numlock-nya nyala atau tidak. Kalau nyala berarti kerusakan pada CPU. Yang menjadi standar saya kalau memperbaiki Komputer, saya selalu membersihkannya dari debu, apakah itu motherboard, memory, cdrom, floppy disk, dll, karena hal tersebut sangat berpengaruh apa lagi kalau komputernya dalam keadaan kotor / lama tidak dibersihkan. Tapi anda harus hati-hati dalam pengerjaannya dan jangan terburu-buru.

Setelah dihidupkan, tidak ada tampilan di monitor, lampu indikator (led) di panel depan menyala, lampu indikator (led) monitor berkedip-kedip, kipas power supply dan kipas procesor berputar, tidak ada suara beep di speaker.
Solusi :
Langkah pertama lepas semua kabel power yang terhubung ke listrik, kabel data ke monitor, kabel keyboad/mouse, dan semua kabel yang terhubung ke CPU, Kemudian lepas semua sekrup penutup cashing. Dalam keadaan casing terbuka silahkan anda lepaskan juga komponen-komponen lainnya, yaitu kabel tegangan dari power supply yang terhubung ke Motherboard, harddisk, floppy, hati-hati dalam pengerjaannya jangan terburu-buru. Begitu juga dengan Card yang menempel pada Mboard (VGA, Sound atau Card lainnya). Sekarang yang menempel pada cashing hanya MotherBoard saja. Silahkan anda periksa Motherboadnya dengan teliti, lihat Chip (IC), Elko, Transistor dan yang lainnya apakah ada yang terbakar.Jika tidak ada tanda-tanda komponen yang terbakar kemungkinan Motherboard masih bagus, tapi ada kalanya Mother board tidak jalan karena kerusakan pada program yang terdapat di BIOS

Hang Dan Sering Mati / Merestart (Reset) Sendiri
Periksa Power Supply, coba pakai power supply yang lain apakah masih me-restart sendiri atau hang. Kalau setelah diganti power supply ternyata normal/ bagus, berarti power supply ada masalah. Ganti saja karena kalaupun bisa diperbaiki saya sendiri kurang yakin apakah masih bisa berfungsi dengan baik, karena power supply merupakan komponen yang sangat vital. Apalagi untuk saat ini harga power supply sanggat murah, saya sarankan ganti saja. Periksa apakah ada virusnya, program anti virus harus selalu terpasang dan aktifkan auto protect nya. Saya biasa memakai Anti virus eset smart security. Anda harus sering mengupdate antivirus anda karena bila ada virus varian baru, anti virus anda akan mendetect sekaligus menghilangkan virusnya. Pada saat hang dan ada pesan blue screen seperti “eror vxd at address…”, biasanya ada masalah di memory. Bersihkan memory tersebut seperti langkah diatas. Coba anda install ulang Windows. Kalau masih hang / me-restart sendiri coba anda periksa di motherboard, anda perhatikan perubahan fisik komponen terutama elko/kapasitor, yang bentuknya bulat hitam ada tulisan kapasitasnya antara 1000 uf/10Volt s/d 3300 uf/10 volt, biasanya terlihat, kalau yang rusak terlihat kembung / bengkak dan mengeluarkan cairan atau karat.
Susah Hidup dan Tiba-Tiba Mati
Pada umumnya, komponen pada motherboard yang berpotensi rusak terlebih dahulu adalah komponen-komponen dasar, seperti Resistor, Kapasitor, Transistor, dan Induktor. Adapun komponen terintegrasi macam chipset, prosesor atau IC (Integrated Circuit), sangat jarang mengalami kerusakan dini, kecuali bila ada gangguan dari luar seperti kena petir, atau lonjakan tegangan.
Untuk kasus motherboard susah hidup-dan tiba-tiba mati, komponen yang paling umum menjadi biang keladi kerusakan adalah Kapasitor:

Kapasitor pada motherboard yang mengalami kerusakan paling dini adalah dari jenis kapasitor bipolar. Lebih spesifik lagi adalah kapasitor elektrolit, seperti yang ditunjukan pada gambar dibawah:

Ciri-ciri fisik kerusakan kapasitor elektrolit:
Pada periode waktu tertentu, kapasitor elektrolit akan kehilangan fungsi utamanya, yaitu menyimpan muatan listrik, karena ketidakseimbangan komposisi kimiawi kapasitor. Ketidakseimbangan ini pada akhirnya akan menghasilkan gas hidrogen yang akan merusak case atau wadah pembungkus kapasitor, dan pada akhirnya elektrolit akan merembes keluar dan menurunkan performa kapasitor (sumber).
 
Satu-satunya cara mengatasi kerusakan mainboard yang susah hidup-mati tiba-tiba karena kapasitor yang “bocor” adalah mengganti kapasitor yang rusak.

Senin, 30 Juli 2012

Tips Membeli Kamera DSLR dan Lensanya







Semakin banyak saja orang yang beralih ke dunia fotografi. Menjadi fotografer memang sangat mengasyikkan, karena kerjanya cukup mudah, hanya menjepret-jepret orang-orang yang menggunakan jasa mereka. Hanya dengan berbekal hobi jepret-jepret, mereka sudah bisa menghasilkan uang.

Bayaran untuk setiap sesi foto pun tak tanggung-tanggung. Seorang fotografer bisa mendapatkan 2 hingga 5 juta rupiah dalam satu kali sesi foto dalam acara pernikahan. Tidak hanya itu, kegiatan sesi foto yang dilakukan oleh perseorangan dan kelompok pun harganya tak kalah menggiurkan. Tak salah jika semakin banyak orang yang memilih menjadi pekerja lepas sebagai seorang fotografer.

Namun begitu, modal untuk menjadi seorang fotografer handal pun tidaklah sedikit. Jika anda ingin terjun ke dunia ini, setidaknya anda harus memiliki sebuah kamera DSLR ( gadget yang fantastis untuk digunakan sebagai alat mengambil gambar).
Ada banyak faktor yang ikut menentukan ketika kita hendak membuat pilihan untuk membeli sebuah kamera DSLR. Sebab ada berbagai merk dan tipe, entry level maupun advance, yang pastinya sih bakalan ngebingungin banget.
Agar nanti kamera DSLR yang dipilih sesuai benar dengan kebutuhan kita dan nggak mubazir, saya coba kumpulkan faktor-faktor yang biasanya menjadi penentu pilihan kita :

  1. Kamera atau lebih tepatnya body kamera merupakan bagian utama dari perangkat fotografi. Saat ini banyak beredar kamera DSLR dengan harga yang sudah relatif terjangkau terutama untuk kamera kelas entri level. Berikut beberapa hal yang mungkin bisa anda pertimbangkan sebelum anda membeli sebuah kamera.
  2. Ukuran Sensor. Di dalam dunia fotografi digital modern saat ini dikenal dua istilah baru yang sebelumnya tidak ada di era fotografi analog yaitu istilah full frame (FF) dan crop sensor (CS). Untuk lebih mudahnya bisa diartikan sebagai berikut, kamera dengan full frame sensor memiliki sensor seukuran dengan film 35 mm pada kamera analog, sedangkan kamera dengan crop sensor memiliki ukuran sensor lebih kecil (dengan perbandingan faktor skala tertentu, berbeda tergantung merek). Alasan pabrik membuat kamera dengan sensor yang lebih kecil ialah harga, sensor lebih kecil dibuat dengan biaya produksi yang lebih kecil pula, sehingga dampaknya ialah menurunkan harga kamera itu sendiri. Lalu apakah kualitas gambar yang dihasilkan kamera FF lebih baik dari kamera CS ? tidak juga, ditinjau dari sisi sensor itu sendiri, gambar yang dihasilkan akan sama saja, yang membedakan ialah kamera FF dengan harga yang mahal biasanya dilengkapi dengan fasilitas lebih seperti pentaprisma, auto fokus dan titik fokus yang lebih baik dan banyak dari kamera CS yang berharga jauh lebih murah, itulah yang membuat kualitas gambar kamera FF menjadi (sedikit) lebih baik. Lalu apa perbedaannya? Perbedaannya ialah dalam kaitannya dengan fokus sesungguhnya dari sebuah lensa, terutama lensa wide angle. Sebagai ilustrasi, lensa dengan fokus 20mm akan memberikan dampak seperti memiliki fokus 32 mm apabila dipasangkan ke dalam kamera CS dengan rasio 1:6. Sehingga sudut pandang yang didapatkan akan lebih sempit. Sebagai konsekuensinya, kamera CS memberikan efek zoom yang lebih besar
  3. Resolusi. Banyak orang salah pengertian tentang kata resolusi atau megapixel ini. Kebanyakan orang menganggap kalau sebuah kamera memiliki ukuran megapixel lebih besar maka gambar yang dihasilkan akan lebih baik. Padahal jika kita hanya akan kebanyakan mencetak hasil foto dalam ukuran post card, besaran megapixel yang ada di kamera saku pun sudah mencukupi. Ukuran megapixel yang besar baru diperlukan jika kita harus mencetak dalam ukuran lebih besar dari 60 cm x 40 cm. Atau anda adalah seorang profesional yang seringkali mencetak dalam ukuran besar dari hasil cropingan foto. 
  4. Spesifikasi. Kalau faktor ini yang menentukan berarti anda sudah berminat untuk mendalami kegunaan dan kelebihan dari kamera DSLR yang tidak lagi sekedar bidik dan jepret. Apakah anda butuh kamera dengan speed yang lebih tinggi karena ingin mendalami foto olah raga, resolusi yang besar karena akan sering mencetak dengan ukuran yang besar, rating ISO lebih tinggi karena bertugas motret konser musik atau pertunjukkan panggung dan lain-lain. 
  5. Kegunaan. Atau untuk kebutuhan apakah anda membeli kamera DSLR; apakah untuk menyalurkan hobi baru, mendapat tugas menjadi bagian dokumentasi di kantor, memperlancar pekerjaan sebagai fotografer liputan dan jika kebutuhan anda masih bisa tercukupi dengan kamera saku tentunya membeli sebuah kamera DSLR bukan merupakan sebuah keharusan. Bukan hanya akan lebih merepotkan anda karena harus belajar menguasainya juga akan memberatkan karena ukurannya yang lebih besar dari kamera point and shoot biasa.
  6. Harga. Inilah faktor paling utama penentu akan seperti apakah tipe maupun merk kamera DSLR yang akan kita miliki nanti. Seberapa canggih keinginan dan tipe kamera yang anda pilih, budget yang kita milikilah yang menentukan.
  7. Aksesoris. Pilihan ini juga bisa berarti anda akan berinvestasi di satu merk kamera atau sudah memiliki satu merk tertentu sebelumnya, dan memutuskan untuk melengkapi kebutuhan dari merk tersebut.
  8. Kebutuhan masa depan. Apakah anda akan menggunakan kamera tersebut sampai 5 atau 6 tahun kedepan? Karena teknologi kamera DSLR adalah teknologi yang tidak cepat usang dimakan waktu, tidak seperti misalnya teknologi pada telepon genggam yang cepat sekali berganti. Kecuali ada loncatan teknologi baru seperti ketika peralihan dari kamera analog ke kamera digital. Atau mungkin nanti ketika kamera DSLR yang menggunakan rana atau shutter digantikan oleh teknologi kamera telepon genggam dengan hasil yang sama kualitasnya. 


Cara Memilih Lensa DSLR


Memilih lensa kamera merupakan suatu perkara yang rumit dan sering membingungkan. Dalam artikel ini saya mencoba menjelaskan seringkas dan sepadat mungkin. Semoga membantu.
Kita perlu putuskan adalah apakah kita memerlukan lensa zoom atau lensa prime / fixed. Lensa zoom tentunya lensa yang lebih fleksibel, tapi lensa prime memiliki keunggulan di kualitas optik dan biasanya lebih ringan dan pendek.
Kemudian, kita harus menentukan rentang fokal lensanya. Ada beberapa jenis pilihan, antara lain:  Semakin pendek fokus sebuah lensa semakin lebar pandangan yang diperoleh, atau disebut juga dengan wide angle lens / lensa sudut lebar. Sedangkan semakin panjang fokus lensa semakin sempit sudut pandangnya tetapi semakin tinggi perbesaran objek yang terekam, atau sering disebut dengan zoom lens. Dilihat dari panjang fokus dan kegunaannya, kita dapat kategorikan lensa kedalam beberapa kelas antara lain:
  • Wide dan ultra wide angle. Lensa ini memiliki fokus 35 mm atau lebih pendek. Semakin lebar sudut pandang lensa semakin banyak objek yan terekam, lensa jenis ini sangat cocok untuk memotret pemandangan (landscape), gedung, kegiatan yang melibatkan banyak orang seperti upacara adat, tarian, atau foto keluarga besar. Selain itu lensa wide angle sangat berguna ketika anda berjarak dekat dengan objek yang akan anda foto. Lensa ini juga memberikan efek 3 dimensi pada foto yang dihasilkan.  
  • Lensa Fish Eye, yaitu lensa wide angle dengan ukuran 14 mm, 15 mm, dan 16 mm. Dengan lensa ini, gambar yang Anda hasilkan akan tampak melengkung.
  • Lensa standar. Memiliki fokus 50 atau 55 mm, biasanya lensa ini juga merupakan lensa bawaan / kit lens ketika kita membeli kamera baru. Lensa jenis ini cocok untuk kebutuhan sehari-hari dalam memotret. 
  • Lensa Telephoto. Panjang fokus lensa (focal length) lensa ini berkisar 85 – 200 mm. Cukup panjang untuk anda memotret objek yang tidak terlalu dekat dengan anda, misalnya memotret secara candid anak-anak yang sedang bermain tanpa mengganggu permainan mereka, atau memotret candid fokus pada seorang penari diantara penari-penari lain.  
  • Lensa Super Telephoto. Dengan panjang fokus 300 – 800 mm, lensa extrim ini cocok untuk memotret kehidupan liar seperti burung yang sedang berada di sarangnya, atau bahkan mungkin memotret binatang buas sekalipun tanpa harus memposisikan diri kita dalam bahaya dengan mendekatinya. Lensa jenis ini juga sering digunakan di dunia olahraga. Harganya yang mahal serta bentuknya yang panjang dan berat menjadikan lensa ini biasanya hanya digunakan oleh peminat fotografi yang serius.

Fast Lens.
Istilah fast lens diberikan pada lensa dengan kemampuan bukaan diafragma yang besar (aperture) ditandai dengan nilai f yang kecil (misal f/2.8). Dengan bukaan aperture yang besar memungkinkan cahaya yang masuk ke dalam kamera menjadi besar, dampaknya ialah kemampuan menggunakan shutter speed yang cukup tinggi (sehingga disebut fast lens) di kondisi yang kurang cahaya / gelap untuk menghindari objek menjadi blur (terutama objek yang bergerak, misalkan penari yang sedang menari di malam hari dengan cahaya obor). Oleh karena itulah lensa ini sangat baik digunakan di kondisi yang kurang pencahayaan tanpa harus menurunkan shutter speed dan menaikan ISO, sehingga hasil yang diperoleh pasti akan lebih baik dibandingkan dengan lensa biasa. Selain itu, efek bukaan yang besar juga menimbulkan depth of field menjadi sempit, sehingga anda bisa membuat efek blur / bokeh pada latar belakang foto dengan lebih mudah dan lebih baik. 



Fix Lens dan Zoom Lens.
Lensa Fix memiliki nilai fokus yang tetap, atau lebih mudahnya lensa ini tidak dapat digunakan untuk men-zoom objek, artinya anda harus berjalan mendekat atau menjauh untuk memperbesar / memperkecil objek. Kelebihan lensa ini ialah ukurannya lebih kecil dari zoom lens, serta hasil yang diperoleh lebih tajam. Fix lens juga memiliki bukaan yang lebar sehingga dapat menghasilkan efek blur / bokeh yang lebih baik. Zoom lens memiliki rentang fokus yang berbeda, misalnya lensa dengan fokus 18 – 135 mm. Kelebihan lensa zoom ialah fleksibelitasnya, dalam satu lensa kita bisa mendapatkan fokus untuk wide angle dan lensa zoom sekaligus. Kelemahannya ialah ukurannya yang besar dan kualitas ketajaman hasil yang diperoleh masih dibawah fix lens. 

Fix & Variable Aperture
Beberapa lensa juga dibuat dengan fix aperture, yaitu dengan bukaan diafragma yang tidak bisa berubah. Lensa seperti ini biasanya berharga relatif mahal dibandingkan dengan lensa dengan variable aperture (bukaan berubah-rubah mengikuti focal length) 


Tips Membeli Lensa.
Lalu bagaimana cara kita memilih lensa? Yang pertama tentunya tanyalah kepada diri anda sendiri apa keperluan anda. Apakah hanya untuk keperluan meotret wisata seperti biasa atau dengan minat khusus misalnya memotret pemandangan (wide angle lebih baik), atau kehidupan alam liar (membutuhkan lensa tele atau super tele).
Beberapa tips lain yang dapat anda pertimbangkan antara lain :
  1. Lensa yang lebih cepat lebih baik dari lensa yang lebih lambat. Pilihlah lensa dengan nilai f sekecil mungkin.
  2. Lensa dengan fix aperture (nilai f yang tetap) lebih baik, walaupun lensa ini biasanya berharga mahal.
  3. Fix lens (lensa dengan fokus tetap) memiliki hasil yang lebih tajam, tetapi lensa zoom lebih fleksibel dalam mengambil suasana dengan cepat dari suatu tempat tanpa anda harus bergerak maju mundur sehingga sangat mungkin anda akan kehilangan moment yang diinginkan.
  4. Pertimbangkan juga kualitas bahan lensa apabila anda memiliki dana lebih. Beberapa lensa kelas atas dibuat dengan bahan yang baik dan bahkan tahan terhadap perubahan cuaca 
Fungsi Lensa
Ada beberapa fungsi yang perlu diperhatikan diantaranya: IS/VR (Image Stabilization/Vibration Reduction) : lensa yang memiliki fungsi ini bisa membantu mengurangi getaran kamera saat mengambil gambar dengan shutter speed rendah sehingga mengurangi blur pada foto. Fungsi ini sangat berguna untuk mengambil gambar benda yang tidak bergerak, namun tidak berguna untuk foto subjek yang bergerak seperti foto olahraga.Makro : Fungsi makro lensa memungkinkan fokus dengan jarak dekat, sehingga objek yang kecil menjadi besar. Bila Anda menyukai foto serangga, bunga, atau benda-benda kecil lainnya, sebaiknya mencari lensa ini. Lensa makro yang baik biasanya termasuk kategori lensa prime. Ada juga lensa yang tahan cuaca dan air. Lensa semacam ini cocok untuk dibawa dalam kegiatan outing atau hiking. AF-S/SDM/USM/HSM : Bila Anda menemukan kode-kode seperti ini pada lensa Anda, berarti lensa Anda memiliki motor auto fokus yang hampir/tidak bersuara ketika mengambil fokus. Sebagian besar lensa yang memiliki fungsi ini juga lebih cepat daripada lensa biasa.

Lain-Lain
Khusus untuk pengguna kamera Canon, banyak juga yang menanyakan soal perbedaan lensa L dan non – L. Lensa yang berlabel L (singkatannya Luxury atau mewah) adalah lensa yang berkualitas tinggi dari optik maupun konstruksinya. Sebagian besar lensa L lebih mahal daripada lensa yang bukan L. Lalu ada lensa Canon EF-S. Lensa-lensa EF-S tidak di desain untuk kamera digital SLR full frame Canon, seperti Canon 5D, 1d mark, jadi hanya bisa dipakai untuk kamera digital SLR Canon biasa.

Setting Kamera DSLR





Sedikit pengetahuan tentang setting dan pemakaian yang tepat, kamera digital anda akan mampu menghasilkan foto yang lebih indah dibandingkan dengan menggunakan metode auto atau asal jeprat-jepret tanpa menggunakan settingnya, sepertinya akan sangat disayangkan. Kalau kamera anda dilengkapi dengan setting manual, sebaiknya anda mulai membiasakan diri untuk memanfaatkan mode tersebut demi memperoleh tampilan foto yang lebih indah dari biasanya.Kamera digital itu punya dua sisi yang saling berlawanan. Di satu sisi, kamera digital menawarkan banyak kemudahan, namun disisi lain, kamera digital juga menawarkan berbagai fitur canggih yang rumit dan sulit untuk dipahami. Meski cukup rumit, namun, bukan berarti fitur-fitur tersebut tidak bisa dipelajari dan jika kita tahu cara menggunakannya dengan efektif, maka fitur-fitur tersebut akan sangat membantu untuk menghasilkan photo-photo yang luar biasa.
Banyak pengguna kamera digital yang masih enggan dan takut untuk menggunakan kameranya dengan mode manual. Hal ini mungkin disebabkan begitu banyaknya pilihan menu, padahal jika anda mengerti akan hal ini maka hasil foto anda akan terlihat berbeda. 
Salah satu tantangan terbesar yang sering dihadapi oleh kebanyakan orang adalah mengatur setting exposure yang tepat untuk menghasilkan tampilan foto yang indah, terutama foto pemandangan/landscape.

Shutter Speed (S atau TV)

Merupakan ukuran atau kecepatan bukaan pengatur cahaya kamera. Semakin lama bukaan cahayanya, semakin banyak cahaya yang diterima sensor untuk menerangi subjek. Oleh karena itu exposure sangat berperan dalam fotografi.
Umumnya shutter speed terdiri dari urutan angka 1, 2,4,8, 15, 30, 60, 125, 250, 500, 1000 dan seterusnya. Kecepatan bukaan cahaya adalah 1 per ukuran ISO Speed. Misalnya ukuran ISO Speed 2 berarti cahaya membuka selama ½ detik, ISO Speed 4 berarti cahaya membuka selama ¼ detik, begitu juga seterusnya. Untuk kecepatan diatas 1 detik digunakan tanda “ (tanda petik dua), sebagai contoh, 1” berarti 1 detik. ISO Speed mempengaruhi cahaya yang masuk. Semakin cepat bukaan cahayanya, semakin sedikit cahaya yang masuk.
Shutter Speed yang cepat ideal digunakan untuk memotret subjek yang bergerak atau mengabadikan suasana olahraga. Pada kecepatan 1/500 per detik, shutter akan menangkap apa yang terlihat sekama rentang waktu tersebut.
Untuk mengabadikan pemandangan di malam hari (night shot) atau suasana yang agak gelap, anda perlu memperlambat shutter speed agar sensor lebih banyak menangkap cahaya untuk menerangi subjek. Untuk menghasilkan gambar yang indah saat menggunakan shutter speed yang rendah, diperlukan treepost atau alat lain untuk menyangga kamera. Sebab, jika tangan anda goyang, hasil foto akan tampak kabur atau tidak fokus.


Aperture (A atau AV)

Jika shutter speed menentukan lamanya bukaan shutter, maka ukuran aperture (diafragma) menentukan jumlah cahaya yang masuk. Besarnya diameter terbukanya diafragma akan membuat cahaya yang masuk menjadi lebih banyak, sehingga exposure cahaya bertambah, demikian pula sebaliknya.
Aperture juga menentukan ketajaman fokus (depth of field) dari semua background objek dalam gambar. Dengan cara ini anda dapat menentukan apakah anda ingin mengambil fokus pada satu objek saja, atau ingin menyertakan background yang sama jelasnya dengan subjek utama. Semakin kecil ukuran aperture maka semakin besar depth of field yang anda dapatkan. Ukuran aperture yang kecil sesuai untuk mengambil foto pemandangan atau tempat yang luas meski membutuhkan depth of field yang besar. Namun jika anda merasa terganggu dengan background subjek sebaiknya set ukuran aperture menjadi lebih besar. Dalam kamera, angka yang yang digunakan untuk menentukan ukuran aperture dilambangkan dengan f-stop (factorable stop). Semakin besar angka f-stop, semakin kecil ukuran aperturenya. Jadi angka f8.0 akan mengindikasikan ukuran aperture yang lebih kecil dari f2.0.

Kualitas Exposure (EV)
Kamera digital merupakan teknologi pintar yang dapat membantu anda memperoleh foto dengan komposisi yang sempurna. Untuk itu ada tiga metode bantuan yang ada pada kamera digital prosumer:
Histogram: tool ini banyak digunakan oleh fotografer amatir. Histogram adalah grafik yang membantu anda mengetahui pencahayaan (brightness) gambar yang tertangkap oleh kamera. Bagian kiri grafik ditujukan untuk jumlah pixel gelap dan bagian kanan untuk pixel terang. Jadi jika grafik terlihat. Jika grafik terlihat lebih tinggi di bagian kiri, foto yang anda ambil terlalu gelap (under-exposed) dan jika grafik terlihat lebih tinggi di bagian kanan maka foto yang anda ambil terlalu terang (over-exposed). Untuk mendapatkan pencahayaan atau exposure yang tepat, histogram harus terlihat lebih tinggi di bagian tengah. Note: anda tidak perlu melihat histogram ini secara terus-menerus. Experiment bisa membantu anda mendapatkan setting exposure yang tepat untuk hasil foto yang sempurna.
Exposure Compensation: jika ada area tertentu yang terlalu terang, agak sulit mendapatkan setting exposure yang tepat. Disinilah diperlukan adanya exposure compensation atau exposure value (EV). Anda dapat membuka atau menutup aperture untuk menambah atau mengurangi cahaya yang masuk. Pilihan exposure compensation dapat anda temukan di setting-an kamera, yang ditunjukkan dengan skala yang memiliki range dari +2 (atau lebih tinggi) sampai -2 (atau lebih rendah). Skala yang lebih tinggi akan menambah cahaya yang lebih banyak pada gambar yang dibutuhkan saat pengambilan foto dalam cahaya remang-remang. Sedangkan skala negatif akan menjadikan gambar semakin gelap.
Bracketing: agar terhindar dari kesalahan men-setting exposure anda bisa menggunakan mode bracketing. Dalam mode bracketing kamera anda akan menghasilkan tiga gambar sekaligus dalam sekali penekanan tombol shutter. Salah satu dari tiga gambar tersebut mengguna kan setting exposure yang telah anda set sebelumnya, sedangkan dua gambar yang lain menggunakan setting exposure yang rendah dan tinggi. Anda dapat juga mengubah settingan exposure pada ketiga gambar tersebut secara manual.
Kunci mendapatkan nilai exposure yang tepat adalah mengatur nilai yang seimbang antara shutter speed dan aperture. Sebaiknya, jika ada perubahan pada ukuran aperture sebaiknya diiringi dengan perubahan pada shutter speed.



Metode Metering
Kembali ke fotografi menggunakan film, light meter digunakan untuk menetukan intensitas cahaya disekeliling objek. Untuk itu fotografer akan mengatur setting exposure kameranya terlebih dahulu sebelum mengambil gambar. Saat ini kamera digital sudah dilengkapi dengan beberapa light meter build in pintar. Untuk mengaktifkan light meter, cukup arahkan kameranya ke objek dan tekan tombolnya setengah. Kamera akan secara otomatis akan membaca kondisi cahaya dan akan menyarankan setting exposure terbaik.
Kamera prosumer memungkinkan anda memilih metode light metering yang sesuai dengan keinginan anda. Anda tetap dapat menggunakan setting default untuk mendapatkan hasil foto yang indah. Namun untuk mendapatkan cahaya yang tepat dan sempurna, anda perlu mengatur metode metering yang tepat. Berikut ini beberapa metode metering yang bisa anda pilih.
Matrix Metering: metode ini akan membaca beberapa area melalui pemandangan dan membagi rata nilai tersebut. Pilihan ini sangat sesuai digunakan saat seluruh cahaya memiliki kondisi cahaya rata.
Spot Metering: seperti namanya, digunakan untuk mendapatkan detail tertentu secara maksimal.
Center-weight Metering: disini, setting exposure diatur menurut cahaya yang jatuh dibagian tengah frame. Cara ini sangat bagus digunakan untuk pengambilan foto dimana objek hampir memenuhi frame.

Memilih ISO yang Tepat
ISO dalam fotografi digital menandakan seberapa sensitif sensor terhadap cahaya. Tiap kamera punya ISO dasar (atau ISO terendah) yang umumnya diantara ISO 80 hingga ISO 200. Di ISO terendah ini sensor memberikan hasil foto yang rendah noise sehingga umumnya kebanyakan orang membiarkan kameranya selalu memakai ISO rendah. Padahal adanya pilihan nilai ISO pada kamera disediakan tentu untuk kemudahan kita, dan kapan memakai ISO rendah dan kapan harus menaikkan ISO tentu perlu kita pahami.
  • ISO rendah (ISO 80 – 200) cocok untuk dipakai sehari-hari, selama cahaya sekitar cukup terang seperti saat memotret di siang hari. ISO rendah juga bisa dipilih bila kita ingin fotonya terhindar dari noise atau saat sedang bermain slow speed.
  • ISO menengah (ISO 400 – 800) bisa jadi nilai kompromi antara sensitivitas dan noise, dalam arti di ISO menengah ini kita mendapat sensor yang lebih sensitif namun dengan noise yang tidak terlalu tinggi. Gunakan ISO menengah bila cahaya sekitar sudah mulai redup, atau saat memakai ISO dasar ternyata shutter speed terlampau lambat dan berpotensi blur. Noise yang muncul akibat memakai ISO menengah ini masih bisa dikurangi memakai software komputer.
  • ISO tinggi (ISO 1000 – 6400) adalah peningkatan ekstrim dari sensitivitas sensor yang akan membuat sensor sangat sensitif terhadap cahaya sekaligus membuat banyak noise pada foto. Gunakan ISO tinggi bila cahaya yang ada tidak mencukupi bagi kamera untuk mendapat eksposur yang tepat, atau bila kita ingin mendapatkan shutter speed yang tinggi. Pada kebanyakan kamera digital, ISO tinggi umumnya memberi hasil foto yang penuh noise dan kurang baik untuk dicetak.